Di era yang semakin maju, banyak orang menggunakan mesin genset untuk kepentingan pribadi maupun bisnis. Tidak sepenuhnya aliran listrik hidup terus menerus, pasti ada masanya padam, entah masalah teknis, kerusakan, ataupun perbaikan jaringan PLN. Itulah alasannya mengapa banyak masyarakat beralih menggunakan generator set sebagai tenaga listrik cadangan.
Bagian Mesin Genset dan Fungsinya
Ada kalanya generator set atau genset mengalami kerusakan yang memerlukan perbaikan. Jika masalah serius mungkin bisa dibawa ke bengkel spesialis mesin diesel, namun jika hanya komponen kecil saja yang bermasalah, pemilik bisa melakukan perbaikan secara mandiri. Itulah sebabnya mengapa mengetahui komponen mesin generator set wajib bagi mereka yang menggunakannya. Berikut merupakan beberapa bagian mesin dan fungsinya.
- Engine
Merupakan bagian pertama berupa mesin yang berperan sebagai motor penggerak genset. Generator set menggunakan dua jenis bahan bakar, yaitu bensin dan solar untuk jenis diesel. Buka hanya engine, ada juga mesin turbin dan mesin tenaga surya. - Tangki Bahan Bakar
Generator set tidak akan bisa beroperasi tanpa adanya bahan bakar. Setiap mesin genset memiliki tinggi untuk wadah bensin atau solar. Keberadaanya memiliki peran menampung banyak sedikitnya bahan bakar yang digunakan. Setiap genset mempunyai kapasitas berbeda, tergantung perusahaan memproduksinya. - Panel Kontrol
Bagian yang tak kalah penting dari genset adakah panel kontrol. Berfungsi sebagai tempat utama dari genset, seperti switch breaker, kontak starter, indikator voltase, switch power, indicator oil, colokan starter, dan komponen penting lain. - Kapasitor AVR
Automatic Voltage Regulator yang disingkat AVR, berfungsi sebagai media kontrol serta menstabilkan frekuensi dari tegangan listrik yang keluar dari generator set. Umumnya berkapasitas 2.500 watt atau lebih. - Sistem Pendinginan
Disebut sebagai cooling system, sistem pendingin ini merupakan komponen yang memiliki fungsi membuang panas mesin. Digunakan pada saat mesin beroperasi, sehingga genset tidak cepat rusak. Terdapat dua macam pendingin, yaitu water cooled system dan air cooled system. - Sistem BBM
Sistem bahan bakar berperan menyalurkan diesel menuju totor (salah satu nama genset). Berfungsi mencegah terjadinya kebocoran maupun sumbatan pada aliran bahan bakar, sehingga menjaga gas buang agar tidak kembali secara percuma. - Alternator
Komponen ini mampu mengubah energi gerak mekanik menjadi listrik. Semakin kuat ukuran kawat dan medan magnet, otomatis besar pula kapasitas listrik yang dihasilkan. - Kerangka
Ada dua macam kerangka pada mesin genset, pertama rangka penutup, biasanya digunakan untuk tipe silent yang mampu menghasilkan aliran listrik dengan suara mesin halus (tidak berisik). Sedangkan kerangka terbuka berperan sebagai tempat duduk mesin penggeraknya. - Knalpot
Berfungsi sebagai saluran pembuangan sisa pembakaran. Knalpot juga berperan mengecilkan suara pembakaran mesin ketika digunakan. - Skid
Sebuah rak besi yang menjadi komponen alternator, mesin motor, dan tangki bahan bakar yang disusun menjadi sebuah kerangka mobil. Skid berfungsi melindungi komponen agar tersusun rapi, sehingga tidak menyentuh tanah secara langsung. Keberadaanya membantu merawat dan menjaga dari ancaman grounding dan korosi.
Inilah beberapa penjelasan mengenai macam-macam komponen beserta fungsinya. Perlu diketahui, setiap mesin yang bergerak asti memerlukan perawatan atau maintenance. Jadi usahakan melakukan perbaikan dengan servis secara berkala agar mesin genset bisa berfungsi dengan semestinya.
