Jenis Bahan Spandek Atap Berkualitas untuk Bangunan dan Cara Memilihnya

Spandek Atap

Dalam dunia konstruksi modern saat ini, bahan spandek atap menjadi pilihan populer. Hal itu karena sifatnya kuat, ringan dan awet untuk jangka panjang. Akan tetapi, tidak semua bahan memiliki karakteristik sama. Jenis spandek dibuat untuk kebutuhan bangunan berbeda, mulai dari tampilan estetika hingga tingkat ketahanan. 

Inilah Jenis Bahan Spandek Atap

Spandek terbuat dari campuran bahan aluminium dan zincalume. Secara umum, materialnya terbagi menjadi beberapa tipe berikut ini.

1. Spandek Standar

Jenis standar merupakan tipe paling umum yang dimanfaatkan pada bangunan komersial hingga industri. Materialnya terbuat dari campuran aluminium dan zincalume sehingga menawarkan kekuatan optimal tanpa menambah beban struktur. Ciri khasnya pada profil gelombang rapi serta membantu proses pemasangan menjadi cepat.

2. Spandek Warna

Kedua ada jenis spandek warna. Atap ini terdapat lapisan warna baked enamel yang lebih menarik sekaligus tahan terhadap cuaca. Pilihan warnanya bervariasi dan cocok untuk rumah modern hingga fasilitas publik.

3. Spandek Pasir

Spandek atap pasir juga menjadi inovasi yang menawarkan tampilan elegan sekaligus meredam suara hujan. Permukaannya ada lapisan granule coating sehingga tekstur menjadi kasar untuk menambah daya tahan terhadap goresan. 

4. Spandek Lengkung

Untuk desain arsitektur modern, spandek lengkung adalah pilihan paling tepat. Material ini bisa dibentuk mengikuti pola lengkungan berkat struktur fleksibelnya. Selain itu, ketebalan pada lembarannya memungkinkan adaptasi optimal tanpa mengurangi sisi kekuatan atap.

5. Spandek Kliplok

Tipe kliplok terkenal sebagai varian premium karena ada sistem penguncian khusus tanpa baut sehingga lebih tahan bocor. Desainnya juga memberi hasil pemasangan rata sekaligus kuat terhadap angin. Penggunaannya ideal untuk bangunan industri maupun proyek besar. 

Cara Memilih Bahan Atap Spandek Berkualitas 

Memilih bahan spandek atap tidak boleh sembarangan. Terutama jika ingin memastikan bangunan terlindungi maksimal. Berikut ini adalah panduan memilihnya supaya lebih tepat: 

1. Perhatikan Ketebalan Spandek Ideal

Pertama, perhatikan ketebalannya. Hal ini penting karena sangat berdampak pada kekuatan dan ketahanan spandek. Untuk pemakaian standar bangunan, pilihan terbaik berada pada kisaran 0.30–0.45 mm. 

Ketebalan di rentang ini memberikan keseimbangan antara berat ringan dan kekuatan untuk menahan beban. Khususnya saat menghadapi hujan deras atau terpaan angin kuat. 

2. Mengecek Kualitas Coating pada Permukaan Spandek

Kualitas coating juga merupakan indikator dari daya tahan. Atap berkualitas biasanya memiliki pelapisan coating alus zinc sehingga menjadikannya lebih tahan karat. 

Saat mengecek di toko, perhatikan apakah permukaan seluruh lembaran terlihat rata tanpa noda kusam. Coating yang baik menjadikan spandek lebih tahan terhadap cuaca ekstrem dan mempertahankan warna lebih cerah. 

Itulah penjelasan mengenai tipe spandek atap dan panduan memilihnya. Di pasaran dengan pilihan beragam, merek juga penting untuk dipertimbangkan. Pastikan mempertimbangkan reputasi merek dari ulasan pelanggan dan juga rekomendasi tukang. Hindari memilih harga spandek terlalu murah, karena mungkin saja produk tersebut mengorbankan kualitas bahan dan juga lapisan pelindungnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *