Bangunan hijau di Indonesia terbukti mendapatkan respon positif. Hal ini karena konsep yang terkenal dengan istilah green building tersebut tidak akan mencemari lingkungan sekitar. Justru sebaliknya, green building nyatanya berdampak positif terhadap lingkungan.
Maka dari itu, ketahui dengan baik sebenarnya apa itu bangunan hijau. Bukan hanya pengertiannya saja, melainkan juga perlu memahami berbagai contohnya.
Pengertian Bangunan Hijau di Indonesia
Bangunan hijau ialah konsep bangunan yang didesain secara khusus untuk jadi bangunan ramah lingkungan dan efisien. Jenis bangunan ini mempertimbangkan dampak pada lingkungan sekecil mungkin. Baik itu tahap perencanaan, pemeliharaan maupun pengoperasiannya.
Dalam definisi tersebut, bangunan hijau ini berupaya untuk mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. Kemudian tak memanfaatkan bahan bangunan dengan jumlah berlebihan. Sumber daya bangunan pun bisa efisien. Mulai dari air, energi maupun bahannya.
Berbicara mengenai bangunan hijau, sebenarnya arsitekturnya fokus pada sejumlah prinsip utama. Sebut saja efisiensi energi, kesehatan penghuni, manajemen air sampai dengan pemakaian bahan bangunan yang ramah lingkungan.
Contoh Bangunan Hijau
Setelah tahu pengertiannya, kini kita beralih ke contoh bangunan hijau. Contohnya cukup beragam. Berikut beberapa diantaranya.
Bandar Udara Jendral Ahmad Yani
Bandar udara yang ada di Semarang, Jawa Tengah ini menerapkan konsep bangunan hijau. Bahkan sudah mengantongi sertifikat GREENSHIP New Building. Lalu mendapatkan peringkat Gold dengan total skor hingga 60 poin.
Menara BCA Jakarta
Contoh penerapan bangunan hijau selanjutnya yaitu Menara BCA Jakarta di Indonesia. Menara yang ada di Sudirman, Jakarta Selatan ini mendapatkan sertifikat GREENSHIP EB dengan peringkat berupa Platinum. Sertifikat tersebut berasal dari Green Building Council Indonesia saat tahun 2011 silam.
Wisma Mulia 2
Masih ada banyak contoh green building lainnya yang ada di Indonesia. Sebut saja Wisma Mulia 2. Bangunan ini ada di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Sebagai bangunan hijau, Wisma Mulia 2 sudah memperoleh sertifikat GREENSHIP Existing Building Ver 1.1.
Sertifikat tersebut didapat dengan pencapaian peringkat Platinum. Kemudian untuk total skornya hingga 91 poin. Hal ini memperlihatkan bahwa bangunannya benar-benar ramah lingkungan.
Green School Bali
Green School Bali termasuk salah satu dari sekian banyak contoh green building yang ada di Indonesia. Hal ini karena bangunan tersebut memanfaatkan bambu di dalam arsitektur berkelanjutan. Proses pembangunan sekolah ini memang menggunakan bambu sebagai bahan baku utamanya.
Pemanfaatan bambu tentu saja ramah lingkungan. Di satu sisi, bambu tersebut juga berkontribusi besar terhadap estetika bangunan. Menyinggung soal bambu itu sendiri, sebenarnya termasuk salah satu material populer di Asia Tenggara, tak terkecuali Indonesia sekalipun. Bambu ini memang mudah diperbarui dan kekuatan strukturalnya tinggi.
Bangunan hijau di Indonesia menarik untuk diketahui. Bukan hanya memahami pengertiannya saja, melainkan juga berbagai contohnya. Penerapannya tidak akan berdampak buruk terhadap lingkungan.
